Showing posts with label untung rugi usaha. Show all posts
Showing posts with label untung rugi usaha. Show all posts

Tuesday, March 1, 2016

Cara Meminimalisir Kerugian Usaha Anda

Cara Meminimalisir Kerugian Usaha Anda - Sebagai seorang wirausaha anda di tuntut harus terus berkembang dan menjauhi kerugian, Kali ini saya akan memberikan pengalaman tentang mengatasi kerugian sebagai berikut:





Cara Meminimalisir Kerugian Usaha Anda

 


1. Berpikir Untuk Memilih Usaha/Bisnis Yang Tepat
Sebelum memilih Usaha / Bisnis yang akan anda jalani, Sebaiknya anda harus memikirkan sebaik mungkin karena jadi Wirausahawan butuh pemikiran matang. Perlu di ingat usaha yang dijalani harus sesuai dengan Minat, Hobi, Bakat, dan Keahlian anda. Jangan sekali-kali memilih usaha yang bukan keahlian anda karena suatu hari terjadi hal-hal yang tidak di inginkan akan sulit menyelesaikannya, Maka dari itu mulailah dari yang anda sukai.

2. Awali Bisnis Yang Minim Resiko
Sebenarnya usaha apapun pasti ada resikonya, Tetapi anda harus pintar-pintar memilih usaha yang akan anda jalani dan minim resiko dan meminimalisir kerugian.

3. Kerja Keras dan Berusaha Maksimal
Setelah mengawali usaha anda harus menjalani usaha tersebut dengan kerja keras dan berusaha maksimal jangan takut menghadapi kesalahan dalam memulai usaha tersebut, dan terus kembangkan usaha anda dengan sepenuh hati. jangan pernah menyerah untuk meraih kesuksesan.

4. Konsentrasi/fokus Dan Jangan Buru-Buru
Tetap Fokus/Konsentrasi dalam menggeluti usaha anda selalu optimis mengembangkan usaha merupakan hal wajib dilakukan jika ingin terhindar dari kebangkrutan dan kerugian, jangan sampai kontrasi anda teralih ke bidang usaha lain jika yang di geluti belum menuai kesuksesan.

5. Bersedekah Dan Selalu Berdoa
Setelah memulai usaha dengan langkah yang tepat kemudian menjalaninya sepenuh hati dan kerja keras di barengi konsentrasi yang terarah dan berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa, disertai sedekah kepada fakir miskin supaya usaha yang kita jalani menjadi berkah.

Sunday, February 28, 2016

Usaha Kecil-kecilan Tanpa Modal

Usaha Kecil-kecilan Tanpa Modal - Bagi masyarakat yang ingin ber wirausaha banyak terkendala faktor modal, ada yang bilang butuh modal, butuh lokasi yang strategis, barang yang laku untuk dijual belikan dan pelanggan banyak.






Padahal kalau kita berpikir lebih keras lagi banyak usaha yang tanpa modal di jaman teknologi sebagai berikut;

1. Jasa/Kurir
2. Barter barang yang sudah tidak di pakai lagi
3. Memanfaatkan Barang-barang bekas
4. Mengajak masyarakat sekitar anda membuat inovasi
5. Bekerjasama dengan pengusaha menengah
6. Mau bersosialisasi dengan para petani

Sebagai manusia yang sempurna tidak ada jalan apabila kita tidak berusaha dan ihktiar, kalau mau berubah sekarang kapan lagi mumpung masih di beri umur dan badan sehat.




Dari cara yang di atas paling banyak di pakai adalah Jasa/kurir hampir setiap pekerjaan menggunakan jasa/kurir. dari penjual makanan dan lain-lain.

Saya sendiri menggunakan jasa tersebut untuk berhubungan dengan para pelanggan yang jauh dari kota dan ingin memesan salah satu barang elektronik. Mulailah berubah dari hal yang paling kecil karena sesuatu yang kecil bisa menjadi besar bila kita punya niat yang keras dam mengimplementasikan dalam kehidupan kita.

Sunday, February 14, 2016

Usaha Waralaba

Usaha Waralaba - Sebelum membahas tentang usaha waralaba yang sebagian orang belum tahu apa yang dinamakan Usaha Waralaba? Maka dari itu saya ingin membagi ilmu tentang pengertian Usaha Waralaba.


Usaha Waralaba

 

Pengertian Usaha Waralaba 

 

Adalah Hak khusus yang dimilki oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap sistem bisnis dengan ciri khas usaha dalam rangka memasarkan barang atau jasa yang telah terbukti berhasil dan dapat di manfaatkan dan / atau digunakan oleh pihak lain berdasarkan perjanjian waralaba.

Pengertian pemberi waralaba adalah:
  • Orang perseoranagan atau badan usaha yang memberikan hak atau memanfaatkan dan / atau menggunakan waralaba yang dimilikinya kepada penerima waralaba. 
Pengertian penerima waralaba adalah:
  • Orang atau perseorangan atau badan usaha yang menerima hak yang diberikan oleh pemberi waralaba untuk memanfaatkan dan / atau menggunakan waralaba yang dimilki pemberi waralaba. 

 

 

 Kriteria Waralaba 

 

   Banyak gagasan bisnis diakibatkan karena pemilik bisnis tersebut tidak mengikuti sistem yang sudah berjalan dengan baik dan terbukti sukses. Sebaliknya banyak kesuksesan bisnis terjadi karena orang mengikuti sistem tersebut. Salah satu wujud sistem yang terbukti sukses adalah sistem yang diterapkan pada usaha waralaba. Pemberi waralaba akan mengajarkan sistem waralaba untuk diduplikasi oleh penerima waralaba, sehingga penerima waralaba tersebut akan menikmati kesuksesan sebagaimana yang dinikmati oleh pemberi waralaba. Dengan kata lain pemberi waralaba sekaligus akan bertindak sebagai mentor bagi penerima waralaba. Mentor akan mengajarkan berbagai hal tentang waralaba kepada penerima waralaba.
Suatu jenis usaha dapat didaftarkan hak waralabanya jika memenuhi kriteria tertentu. Kriteria waralaba yang dimaksudkan adalah:
  1. Memiliki ciri khas yang berbeda dari pesaing
  2. Sudah terbukti memberikan keuntungan
  3. Memiliki standard atas pelayanan barang dan / jasa yang ditawarkan dan dibuat secara tertulis
  4. Mudah untuk diajarkan dan diaplikasikan
  5. Adanya dukungan yang berkesinambungan
  6. Hak kekayaan intelektual yang telah terdaftar
Kelebihan dan Kekurangan Waralaba

Banyak pertimbangan sebelumseorang memutuskan untuk memberi hak waralaba. Hal utama yang haru mendapatkan perhatian utama untuk dipertimbangkan adalah kelebihan dan kekurangan waralaba yang minati. Pada umumnya kelebihan waralaba adalah:
  1. Adanya bantuan-bantuan manajemen dari pihak pemberi waralaba
  2. Adanya bantuan pelatihan menyangkut berbagai hal yang diperlukan untuk operasionalisasi waralaba tersebut
  3. Waralaba memiliki metode pemasaran yang sudah terbukti mampu menggaet calon konsumen baru serta memelihara konsumen yang sudah menjadi pelanggan tetap
  4. Tidak perlu terlalu sulit memperkenalkan bisnis karena pada umumnya usaha usaha waralaba sudah dikenal di mata masyarakat
  5. Pemberi waralaba akan memberikan bantuan promosi kepada penerima waralaba
  6. Tingkat kegagalan usaha diprediksi akan lebih rendah karena usaha waralaba tersebut sudah terbukti banyak yang sukses
Di samping kelebihan usaha waralaba memiliki kekurangan juga. Kekurangan usaha waralaba antara lain:
  1. Penerima waralaba dikenakan kewajiban untuk membayar royalti kepada pemberi waralaba karena telah menggunakan hak waralabanya
  2. Kadang pemberi waralaba suka menetapkan beban tertentu kepada penerima waralaba untuk membantu biaya promosi usaha waralaba
  3. Operasionalisasi usaha sudah memiliki patokan yang jelas, sehingga kadang akan menimbulkan kurangnya kreativitas dalam menjalankan usaha waralaba
  4. Pemberi waralaba sangat memungkinkan mejadi penyalur tunggal terhadap semua perlengkapan yang digunakan pada usaha waralabanya. Dengan demikian penerima waralaba tidak dapat memperoleh peluang dari sumber lainnya
  5. Di samping kekurangan yang umum ditemukan pada setiap usaha waralaba, juga ada kekurangan lainnya yang berbeda antara satu usaha waralaba dengan usaha waralaba lainnya

 

Perjanjian waralaba 

 

Waralaba diselenggarakan berdasarkan perjanjian tertulis pemberi waralaba denga penerima waralaba berdasarkan hukum yang berlaku di negara indonesia. Isi sebuah perjanjian waralaba memuat hal-hal sebagai berikut:
  1. Nama dan alamat para pihak
  2. Jenis hak dan kekayaan intelektual
  3. Kegiatan usaha
  4. Hak dan kewajiban para pihak
  5. Bantuan, fasilitas, bimbingan operasional, pelatihan dan pemasaran yang diberikan pemberi waralaba kepada penerima waralaba
  6. Wilayah usaha
  7. Jangka waktu perjanjian
  8. Tata cara pembayaran imbalan
  9. Kepemilikan, perubahan kepemilikan, dan hak ahli waris
  10. Penyelesaian sengketa
  11. Tata cara yang mengatur perpanjangan, pengakhiran, dan pemutusan perjanjian
 

Kewajiban pemberi waralaba

 

Setiap pemberi waralaba memiliki kewajiban yang harus dipenuhi. Kewajiban setiap pemberi waralaba adalah sebagai berikut:

A. Pemberi waralaba harus memberikan prospektus penawaran waralaba kepada calon penerima waralaba saat melakukan penawaran, berupa:
  • Data identitas pemberi waralaba
  • Legalitas usaha pemberi waralaba
  • Sejarah kegiatan usaha yang diwaralabakan
  • Struktur organisasi pemberi waralaba
  • Laporan keuangan 2 tahun terakhir
  • Jumlah tempat usaha
  • Daftar penerima waralaba
  • Hak dan kewajiban dari pemberi waralaba dan penerima waralaba
B. Pemberi waralaba wajib memberikan pembinaan dalam bentuk pelatihan, bimbingan operasional   manajemen, pemasaran, penelitian, dan pengembangan kepada penerima waralaba secara berkesinambungan.

C. Pemberi waralaba dan penerima waralaba mengutamakan penggunaan barang dan / atau jasa yang  ditetapkan secara tertulis oleh pemberi waralaba.

D. Pemberi waralaba harus bekerja sama dengan pengusaha kecil dan menengah di daerah setempat sebagai penerima waralaba atau pemasok barang dan / atau jasa sepanjang memenuhi ketentuan persyaratan yang ditetapakan pemberi waralaba.

Demikian penjelasan tentang pengertian Usaha Waralaba yang saya baca dari buku dan ingin membagi kepada semua mahasiswa atau pengusaha yang membutuhkan ilmu. 




Sunday, February 7, 2016

Kerugian Menjadi Wirausahawan

Kerugian Menjadi Wirausahawan - Anda yang menjadi karyawan akan menadapatkan keuntungan dan kerugian.

Kerugian Menjadi Wirausahawan 


  • Jam kerja panjang dan tidak stabil
Seorang Wirausahawan adalah harus bekerja di perusahaan sendiri dengan jam kerja panjang. Pada saat sebagian orang tertidur lelap di malam hari, seorang Wirausahawan terkadang harus bergelut dengan aktivitasnya. Di samping jam kerja panjang, Jam kerja Wirausahawan tidak jarang mengisi jam makan siangnya untuk berbincang masalah bisnis dengan mitranya. Wirausahawan terkadang harus mengantarkan pesanan kepada pelanggan pada malam hari walaupun toko sudah tutup. Ini dilakukan agar dapat memuaskan pelanggan. Pada waktu tertentu seorang Wirausahawan sangat sibuk dengan berbagai aktivitas bisnis, tetapi pada waktu lainnya dia memiliki waktu luang dan tidak banyak yang dapat dilakukannya. Pada saat sibuk tidak jarang seorang Wirausahawan melupakan makan yang sangat penting untuk kesehatan. Telat makan sudah menjadi kebiasaan sehari-hari pada saat sibuk. Tragisnya lagi tidak sempat makan ini terjadi di perusahaan sendiri, padahal perusahaan yang dikelolanya adalah rumah makan.

Kerugian Menjadi Wirausahawan

  • Pendapatan tidak stabil
Pada umumnya karyawan akan mendapat gaji secara rutin dengan jumlah relatif pasti. Jumlah uang uang yang akan diterima dan jadwal penerimaannya relatif sudah diketahui sebelumnya. Berbeda dengan Wirausahawan karena akan memperoleh pendapatan yang berbeda dari waktu ke waktu. Pada saat tertentu Wirausahawan akan memperoleh pendapatan besar. Pada waktu lainnya akan memperoleh pendapatan relatif kecil. Tidak menutup kemungkinan pada suatu ketika akan menderita kerugian usaha.
Seorang pengusaha pakaian jadi pada umumnya akan banyak menerima pesanan menjelang Idul Fitri, Natal, dan Tahun Baru. Pesanan akan berkurang pada bulan-bulan lainnya. Konsekuensinya pendapatan pun akan mengalami fluktuasi juga.
Percetakan yang memproduksi kalender omzetnya akan tinggi mulai akhir tahun sampai awal tahun berikutnya. Sementara itu pada pertengan bulan omzetnya akan menurun.
Toko buku ATK akan banyak menerima perminataan pada awal tahun ajaran baru.
Semua akan membentuk siklus produk yang akan berputar kembali secara periodik. Hal ini akan berpengaruh terhadap pendapatan Wirausahawan.

Tips " Pengusaha harus kreatif, menjalin relasi sebanyak mungkin, dan memelihara agar pesanan terus mengalir dan pendapatan stabil "

  • Menanggung resiko
Keberhasilan dan kegagalan perusahaan sangat dipengaruhi oleh Wirausahawan. JIka Wirausahawan sebagai pemilik dan juga direktur perusahaan mengambil keputusan yang tidak tepat dapat berakibat kerugian pada perusahaan. Pada bentuk badan usaha tertentu seperti perseorangan, dan firma, tangung-jawab Wirausahawan menjadi tidak terbatas. Hal ini sangat beresiko jika perusahaan memiliki masalah dengan pihak ketiga. Wirausahawan harus memenuhi kewajiban pihak ketiga yang jatuh tempo atau pun pada saat perusahaan dilikuidasi. Jika harta yang ada diperusahaan belum dapat memenuhi semua kewajiban finansialnya maka harta yang di luar perusahaan harus digunakan untuk menyelesaikan semua kewajiban tersebut.

Tips " Alangkah baiknya mengikuti program asuransi yang sekaligus investasi dari lembaga terpercaya !!

  • Belajar tak ada akhir
Seorang Wirausahawan dituntut untuk mendapatkan profit, dan mempertahankan kesinambungan usaha. Hal ini juga yang dapat diterapkan di perusahaan. Strategi jitu tidak datang dengan sendirinya melainkan harus digali melalui proses belajar. Maksud belajar disini bukan berarti harus tatap muka dengan sang pengusaha maupun konsultan bisnis. Belajar dapat dilakukan dengan menonton tayangan pengusaha sukses di televisi dan DVD. Belajar dapat dilukukan dengan membaca auto biografi pengusaha sukses. Dapat juga mengikuti seminar atau lokakarya yang di bawakan oleh pengusaha yang sukses. Cara lainya mewawancarai orang sukses, keluarganya, mitra bisnisnya, bank rekanannya, dan lain-lain prinsipnya selama hayat masih dikandung badan seorang pengusaha tidak boleh berhenti belajar.
Seorang yang berminat untuk berwirausaha alangkah baiknya memahami keuntungan dan kerugiannya. seorang calon Wirausahawan tidak boleh melihat sisi keuntungannya saja, melainkan harus memperhatikan kerugian dan keburukan yang dapat dialami. Dengan demikian setelah usaha benar-benar digulirkan maka dia akan menjadi Wirausahawan yang tangguh.

Keuntungan Wirausahawan

Keuntungan  Wirausahawan - Apapun yang menjadi pilihan profesi seseorang untuk memenuhi kebutuhan hidupnya akan di hadapkan dengan dua sisi yang saling bertentangan berupa keuntungan dan kerugian masing-masing. anda yang menjadi karyawan akan dapat keuntungan dan kerugian. demikian juga jika anda memilih menjadi seorang wirausahawan akan menemukan keuntungan dan kerugian pula.
 
Keuntungan dan Kerugian Wirausahawan

 Keuntungan  Wirausahawan


a. Keuntungan Menjadi Wirausahawan 

  • Keuntungan usaha menjadi milik sendiri
          Sebagai Wirausahawan dapat memiliki posisi ganda, yaitu sebagai pemilik perusahaan dan sebagai direktur perusahaan tersebut. sehubungan dengan pendapatan secara finansial akan memperoleh dua sumber juga baik keuntungan perusahaan maupun gaji sebagai direktur perusahaanyang bertanggungjawab atas semua aktivitas usaha dan kesinambungan perusahaan.
  • Memperoleh status dan kepuasan 
          Status sebagai seoarang pemilik perusahaan tentunya akan memberikan kebanggaan tersendiri yang tidak dirasakan jika dia bekerja kepada orang lain sebagai karyawan. rasa bangga yang tidak berlebihan akan memotivasi aktivitas usaha agar lebih maju. Motivasi kuat akan memunculkan berbagai ide baru dan strategi jitu. Ide usaha cemerlang yang dirangkai dengan strategi unggulan akan melahirkan kesuksesan usaha dan kesinambungan hidup perusahaan. Kesuksesan pada akhirnya meningkatkan rasa puas kepada pengusaha tersebut. Kepuasan akan memicu pemilik dan direktur perusahaan untuk mencapai kesuksesan lainya yang lebih tinggi.
  • Tidak diperintah orang lain
           Sehubangan dengan posisinya sebagai pemilik sekaligus direktur perusahaan, maka tidak ada orang lain yang memerintahnya. Sebaliknya justru dia dapat mengendalikan semua karyawannya. Tidak jarang kita mendengar keluhan bahwa karyawan yang merasa sakit hati karena disuruh atasannya dengan cara kurang berkenan di hatinya. Hal itu tidak akan dialami oleh seorang Wirausahawan. Walaupun demikian dia harus bijaksana saat memberikan perintah kepada bawahannya supaya dihormati sebagai pemimpin kharismatik dan mengayomi para karyawan.
  • Berhak mengambil keputusan
          Kecepatan dan ketepatan pengambilan keputusan adalah suatu hal yang sangat penting bagi perusahaan. Kecepatan pengambilan keputusan akan lebih mudah diambil jika tidak banyak keterlibatan orang lain. Wirausahawan dapat meminta pendapat atau pertimbangan dari konsultan sebelum mengambil keputusan penting. Itu semata-mata dilakukan bukan karena keharusan tapi agar keputusan yang ditetapkan merupakan keputusan yang paling baik. Semua masukan dari pihak lain merupakan bahan pertimbangan yang pada akhirnya wirausahawan sendiri yang berhak mengambil keputusan.
  • Dapat memilih jenis usaha sendiri
          Seorang wirausahawan mempunyai wewenang untuk memilih jenis usaha. Pertimbangan untuk memilih jenis usaha muncul baik dari luar maupun dari dalam diri wirausahawan tersebut. Pertimbangan dari luar terutama jenis usaha mana yang dibutuhkan masyarakat, Sehingga pada saat usaha tersebut digulirkan akan BOOMING. Pertimbangan dari diri wirausahawan sendiri tentunya dia dapat memilih jenis usaha yang sesuai minat, bakat, dan kemampuan.
Jika usaha yang dijalan sesuai minat, bakat, dan kemampuan maka akan berpengaruh kapada rasa memiliki dan kecintaan wirausahawan terhadap usaha tersebut. Jika wirausahawan mencintai usahanya maka akan timbul motivasi yang kuat untuk kemjuan usahanya. Dia akan menciptakan berbagai strategi agar barang dan jasa yang dihasilkan disukai oleh para pelanggan. Jika pelanggan loyal terhadap produk dan perusahaan maka keuntungan pun akan diperoleh perusahaan sehingga kesinambungan dari perusahaan akan lebih terjaga.
  • Mempunyai kesempatan berjiwa sosial
          Sebagai pemilik dan direktur perusahaan maka seorang wirausahawan mempunyai banyak peluang untuk hidup bermasyarakat. Wirausahawan sebagai mahluk sosial dapat turut memperhatikan lingkungan sekitarnya. Dia dapat membantu masyarakat disekitar perusahaan. Dia dapat merekrut dan mempekerjakan anggota masyarakat dengan tetap memperhatikan spesifikasi jabatan yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Spesifikasi jabatan ini penting agar setiap karyawan baru yang direkrut memiliki kemampuan untuk bekerja dengan baik sesuai dengan tugas masing-masing. Sebalinya jika pihak perusahaan mengabaikan spesifikasi jabatan, maka tidak menutup kemungkinan perusahaan telah mempekerjakan  orang yang tidak tepat sehingga output yang dihasilkan menjadi tidak memenuhi standar.
Disamping perusahaan membantu menyerap tenaga kerja dan mengurangi pengangguran wirausahawan juga dapat membantu masyarakat, bahkan negara dengan membayar pajak dan jakat secara rutin dan jujur. Sebagian dari keuntungan perusahaan dapat digunakan untuk membantu meringankan penderitaan orang lain yang terkena bencana alam, memberikan bea siswa kepada murid-murid yang berprestasi tapi berasal dari keluarga tidak mampu.
Wirausahawan dapat membantu kegiatan tertentu yang diselenggarakan oleh masyarakat seperti pertandingan cabang olah raga, kesenian, dan lain-lain. Hal sekaligus dalam rangka publisitas produk atau perusahaan. Semua itu bisa diwujudkan lebih mudah jika menajadi seorang wirausahawan, dan bukan sebagai karyawan yang bekerja atas perintah orang lain.

" Realita Kehidupan "

Penulis pernah berkunjung kapada teman yang bernama Alan dan istrinya Jieny. Mereka memiliki sebuah rumah makan di traverse city Michigan, Amerika. Sebagai pemilik rumah makan tersebut Alan sangat memperhatikan rasa dari setiap menu makanan yang disajikan kepada pelanggan. Sehubungan dengan itu Alan terjun langsung sebagai kepala juru masak rumah makannya. Sementara itu Jeany memegang kendali keuangan sepenuhnya, dia turun menjadi kasir.
Pada saat bertemu, Mereka bercerita kepada penuls bahwa mereka sering terlambat makan karena terlalu sibuk melayani para pelanggan agar merasa puas sehingga loyal terhadap rumah makannya.
Akhirnya pasangan suami-istri tersebut keduanya memiliki penyakit yang sama yaitu lambung padahal usahanya adalah rumah makan yang berlimpah dengan makanan.

Tips " Sesibuk-sibuknya anda tetap harus menjaga kesehatan. Tubuh yang sehat akan dapat berkonsentrasi untuk menciptakan strategi usaha yang dahsyat"